Cinta?

Banyak pertanyaan tentang apa sih bedanya cinta sama sayang? gimana sih rasanya cinta? apa sih cinta itu?

Hmmm….

Bagi gw, cinta dan sayang artinya sama saja.. kata utama adalah cinta. kita ada di sini karena cinta. karena yang menciptakan kita punya cinta, maka kita ada. dan karena dia cinta itu ada, kita harus mencintai semua ciptaaNya.. karena DIA terlebih dahulu mencintai kita, maka kita harus mencintai DIA dengan menjadi partnernya dengan memenuhi peran yang telah IA titipkan pada kita di dunia ini di tengah2 semua ciptaaNya.

Tapi tentunya mencintai Dia adalah pilihan, kita bisa cinta Dia atau tidak. Tapi gw yakin, selama kita tidak mencintai Dia, kita tidak akan bisa mencintai dengan baik. (walaupun dengan mencintai Dia pun, kita masi memiliki kelemahan untuk mencintai dengan baik.)

Love is about giving yourself to other(s) so they can feel the presence of God, and at the end they can be grateful for who they are and what are God’s plans in their lives…

Lalu cinta itu buat siapa? Cinta itu buat Dia dan semua ciptaaNya. Mau ciptaaNya seburuk apapun, sejahat apapun, semengganggu apapun, sebawel apapun, sekaya apapun, semiskin apapun, sepinter apapun, sebodoh apapun, walopun ciptaaNya adalah musuh kita sekalipun, kita tetap harus mencintai mereka, karena bagaimanapun mereka adalah ciptaaNya yang diciptakan dengan maksudNya. Kita sudah terlebih dahulu dicintai, sebandel2nya kita,bagaimanapun kita telah membangkang dan pantes ‘mati’, namun Dia tetap sabar, memberikan kita kesempatan kembali pada rencanaNya, rencana terbaik.

Karena sudah terlebih dahulu dicintai, maka kita harus mencintai. Mencintai agar orang lain merasakan cintaNya lewat kita. Artinya yah mencintai dengan tulus, bukan yg keren2an, bukan yang mengharapkan balas, cinta yang dilandaskan cintaNya kepada kita. Mencintai seperti Ia mencintai kita.

Lalu apa bedanya cinta kepada pasangan hidup dan kepada orang lain?

Sama.. Bedanya, pasangan kita adalah tulang rusuk kita. Partner kedua (setelah DIA) yang mampu side-by-side kita dukung mencapai destiny-nya, dan mendukung destiny kita. orang yang bener2 jadi tulang rusuk kita, membuat kita selalu ingat dengan destiny kita.

Perjalanan mencapai cinta tidaklah mudah, tapi pasti indah. C’est la vie…

 

Metz, 3 November 2009

2 Responses to Cinta?

  1. cie nemi…
    jadi tulang rusuknya uda nemu? kalo ngga, tulang pahaku aja nem, mau? :-*

  2. Lanjutkan, Nem! cinta siapa ni ye???

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s